MAKALAH MEDIA/TEKNOLOGI DIGITAL
Makalah
Diajukan
untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Makalah pada Mata Kuliah
Media
dan Sumber Belajar Jurusan Pendidikan Agama Islam
Fakultas
Tarbiyah dan Keguruan
UIN
Alauddin Makassar
Dosen
Pengampu: Dr. Rosdiana, M.Pd.I
Oleh: Kelompok 10
KHUSNUL
KHATIMAH
NIM:
20100120062
DWI ALPINA RAMADHANI
NIM:
20100120064
FAKULTAS TARBIYAH DAN
KEGURUAN
UIN ALAUDDIN MAKASSAR
2021
KATA PENGANTAR
بِسۡمِ ٱللَهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Alhamdulillahi Robbil’alamin, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt. Dia-lah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang. Berkat
rahmat dan karunia-Nya sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan
baik. Shalawat seiring salam semoga selalu tercurah
kepada nabi akhir zaman, suri teladan bagi kita semua yakni Nabi Muhammad saw.,
keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya yang setia dan istiqomah berada di atas
ajarannya hingga hari kiamat.
Makalah yang berjudul “Media/Teknologi Digital”
ini merupakan perwujudan tugas kelompok dari mata kuliah Media dan Sumber
Belajar dalam melakukan sebuah diskusi. Makalah ini disusun untuk memberikan
pemahaman kepada kita semua tentanghal-hal mengenai Media/Teknologi digital.
Hal ini dikarenakan ada banyak ilmu tentang Media/Teknologi digital yang perlu
kita ketahui. Namun, makalah ini jauh dari kata sempurna karena kesempurnaan
hanya milik Allah swt. Maka dari itu, penulis berharap kritik dan saran yang
membangun dari pembaca jika menemukan kekurangan dalam makalah ini.
Akhirul kalam, penulis
mengucapkan terima kasih kepada pihak yang membantu penyusunan makalah ini,
termasuk dosen pengampu yang memberikan tugas dan arahannya. Semoga makalah ini
bermanfaat bagi pembaca dan menjadi motivasi bagi penulisnya.
Takalar, 20 November 2021
Penulis
DAFTAR ISI
BAB I
(PENDAHULUAN)
BAB
II (PEMBAHASAN)
A. Pengertian
Teknologi Digital
B. Manfaat
Penggunaan Media/Teknologi Digital Untuk Pendidikan
C. Contoh
Pemanfaatan Media/Teknologi Digital dalam Bidang Pendidikan
D. Pengaruh
Positif dan Negatif Media/Teknologi Digital terhadap Dunia Pendidikan
BAB
III (PENUTUP)
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Seiring dengan berkembangnya berbagai ilmu
pengetahuan, Teknologi telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Baik
dibidang ekonomi, oendidikan, politik, kebudayaan dan berbagai aspek lainnya. Teknologi
pada dasarnya digunakan untuk memudahkan kehidupan manusia pada berbagai aspek.
Teknologi digital adalah teknologi yang dilihat
dari pengoperasionalannya tidak lagi banyak menggunakan tenaga manusia. Tetapi
lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba otomatis dan canggih dengan
system komputeralisasi/format yang dapat dibaca oleh komputer.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa pengertian teknologi digital?
2.
Bagaimana pemanfaatan media/teknologi
digital untuk pendidikan?
3.
Apa saja contoh Pemanfaatan
media/ teknologi digital dalam bidang pendidikan?
4.
Jelaskan pengaruh positif dan negative media/teknologi
digital terhadap dunia Pendidikan?
C.
Tujuan
1.
Mengetahui pengertian teknologi digital
2.
Mengetahui pemanfaatan media/teknologi
digital Untuk
Pendidikan
3.
Mengetahui contoh
Pemanfaatan teknologi digital dalam bidang
Pendidikan
4.
Mengetahui pengaruh positif dan negative media/teknologi
digital terhadap dunia pendidikan
5.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Teknologi Digital
Teknologi Digital adalah sebuah teknologi informasi yang lebih
mengutamakan kegiatan dilakukan
secara komputer/digital dibandingkan
menggunakan tenaga manusia.
Tetapi lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba otomatis dan
canggih dengan system komputeralisasi/format yang dapat dibaca oleh komputer.
Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem menghitung sangat cepat yang
memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris.
Perkembangan teknologi ini membawa perubahan pada kwalitas dan efisiensi
kapasitas data yang dibuat dan dikirimkan, seperti ; gambar menjadi semakin
jelas karena kualitas yg lebih baik, kapasitas menjadi lebih efisien
dan proses pengiriman yang
semakin cepat.
Teknologi digital menggunakan
sistem bit dan
bite, untuk menyimpan
data dan memproses data,
sistem digital mempekerjakan
sejumlah besar switch
listrik mikroskopis hanya
memiliki dua keadaan atau nilai (Biner 0 dan 1). Dari system ini dihasilkan berbagai perkembangan yang
sangat signifikan seperti
bidang komunikasi, transformasi
informasi, pengolahan data, keamanan
data dan penanganan
kegiatan yang semakin
komplek. Komunikasi yang telah
berkembang pesat dengan adanya penemuan
jaringan komunikasi data yang semakin maju mulai dari jaringan HSDPA,
2G, 3G, 4G bahkan sudah mulai masuk keteknologi tinggi yatu 5G. Kecepatan perkembangan teknologi
jaringan ini begitu singkat dan melampaui
batas kecepatan perkembangan
hardware, sehingga banyak
konsumen teknologi informasi yang
selaalu harus mengkuti
perkembangan ini agar
dapat menikmatinya. Disaat masih menikmati jaringan 4G telah ada
jaringan yang lebih cepat dan besar kapasitasnya.
Teknologi digital akan terus berkembang. Pada masa yang akan datang,
perkembangan teknologi ini dipengaruhi
tiga hal, yaitu
transisi digital, konvergensi
jaringan, dan infrastruktur digital.
Konvergensi jaringan adalah efisiensi dan efektfitas jaringan komunikasi
yang dapat digunakan seperti
telepon, video dan
komunikasi baik dirumah maupun pada perusahaan. Semakin
tingginya kebutuhan konvergensi
jaringan ini maka
teknologi akan berubah mengarah
ke kebutuhan tersebut.
Era transisi atau perpindahan teknologi dari teknologi sebelumnya ke
teknologi digital baik dari sisi
produsen maupun komsumen telah beralih memilih teknologi yang lebih simple
yaitu teknologi digital
. Khusus untuk
konvergensi jaringan akan
mengacu pada kecenderungan gaya
hidup, yaitu waktu
di rumah yang
berfokus pada keluarga
dan kesibukan perjalanan yang
merupakan gabungan antara bekerja dan bermain.
Selain itu, kesibukan di
kantor antara kerja
dan kebutuhan hiburan.
Dengan kecenderungan itu, produsen produk digital akan mengarahkan
peluang bisnisnya ke sana. Produk dan teknologi akan mengkuti
perkembangan gaya hidup
masyarakat dengan teknologi
di era digital. Produsen produk-produk
digital harus mampu
memberi solusi komprehensif
pada era konvergensi jaringan itu.
Pesatnya perkembangan teknologi dan gaya hidup masyarakat membawa
perubahan yang pesat pula
akan kebutuhan teknologinya,
disini teknologi digital
menjadi pilihan utamanya[1].
Dengan teknologi digital ini gambar yang akan di tampilkan cenderung memiliki kualitas
warna yang lebih soft , natural, dan tidak pecah walaupun gambarnya di
perbesar. Contoh dari Teknologi Digital adalah barang-barang seperti televisi, komputer,
laptop, tab, telefon, dan sebagainya[2].
B.
Manfaat Penggunaan Media/Teknologi
Digital Untuk Pendidikan
Teknologi
disebut sebagai suatu yang mampu memberikan kemudahaan dalam berbagai aspek.
Dalam hal pendidikan, teknologi juga memberikan pengaruhnya yang cukup besar.
Kedua hal ini semakin tak dapat dipisahkan karena peran keduanya yang saling
berhubungan satu sama lain. Beberapa
manfaat dari penggunaan teknologi pada pendidikan telah dirasakan bukan hanya
oleh siswa saja, tetapi juga oleh tenaga pendidik. Berikut di antara
manfaatnya:
1.
Meningkatkan
kualitas pendidikan
Pendidikan merupakan satu aspek yang
dipercaya bisa membuka peluang untuk meningkatkan kualitas hidup. Namun,
pendidikan yang tidak berjalan secara maksimal juga tidak akan memberikan
dampak yang baik pula. Nah, keberadaan teknologi dapat menjadi salah satu jalan
untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Terutama kualitas pendidikan dalam
negeri.
Teknologi mampu dijadikan sebagai alat untuk
memudahkan proses mengajar oleh tenaga pendidik. Selain itu, dapat dimanfaatkan
oleh para siswa pula untuk menggali lebih banyak ilmu. Apabila dari pihak
pengajar dan pendidik mampu menggunakan teknologi ini dengan baik, maka
kualitas pendidikan di Indonesia pun akan semakin membaik.
2.
Media
pendukung pelajaran
Dalam kegiatan belajar mengajar, tidak
jarang siswa merasa jenuh dengan materi pelajaran yang disampaikan secara
monoton. Dengan adanya teknologi, sekarang para pendidik mampu membuat
alternatif cara mengajar yang lebih interaktif. Misalnya, dengan memperlihatkan
materi pelajaran lewat slide presentasi yang lebih hidup atau dengan
video-video yang mengundang siswa untuk lebih fokus belajar.
Dengan menerapkan inovasi pembelajaran yang
lebih hidup dari adanya teknologi, maka akan sangat mungkin pembelajaran di
kelas akan lebih menyenangkan. Siswa juga akan lebih bersemangat untuk menerima
materi pelajaran.
3.
Sarana
mendapat informasi
Manfaat yang bisa didapatkan dari teknologi
lainnya yaitu kemudahan untuk mendapatkan informasi. Sering kali ketika
mengerjakan tugas maupun mendapat materi yang susah untuk dipelajari, siswa
akan cenderung mencarinya lewat buku teks yang diberikan. Tetapi, sekarang juga
ada alternatif lain yaitu bisa lewat mesin pencari berkat majunya teknologi.
Kemudahan ini sering dimanfaatkan oleh
hampir semua siswa dan mahasiswa. Bahkan, oleh para tenaga pendidik pun tak
sedikit yang menggunakan teknologi untuk mencari informasi lebih banyak
mengenai suatu materi pelajaran yang akan disampaikan.
4.
Media
belajar tanpa batasan
Saat dalam kondisi yang penuh dengan
keterbatasan untuk mendapatkan pendidikan, teknologi hadir sebagai salah satu
penyelamat. Contohnya, saat pandemi Covid-19 terjadi di awal tahun, kegiatan
belajar mengajar di sekolah terpaksa dihentikan beberapa waktu untuk
menghindarkan terjadinya penyebaran virus corona.
Dalam kondisi yang seperti ini, teknologi
berhasil menjadi media yang memungkinkan para siswa dan guru untuk melakukan
proses belajar mengajar tanpa bertatap muka secara langsung. Guru dan murid
bisa melakukan proses belajar mengajar lewat video conference,
mengirim tugas dan materi lewat group chatting hingga email.
Secara tidak langsung, Covid-19 ini membuat
para pendidik dan murid mengandalkan teknologi 100 persen dalam proses belajar
mengajar. Pada awalnya, mungkin akan butuh pembiasaan dikarenakan proses
pembelajaran dengan daring memang jadi sesuatu yang baru di dunia pendidikan.
Tapi, jika dilihat dari sisi lain, teknologi telah jadi penolong media
pembelajaran tanpa adanya batasan kondisi.
Jadi, itulah manfaat yang bisa diambil dari
adanya teknologi dalam dunia pendidikan. Banyak sekali manfaat yang bisa
didapatkan apabila teknologi dipakai dengan baik dan pastinya akan semakin
meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Indonesia[3].
Tren teknologi digital dalam pendidikan yang
kini mempengaruhi pembelajaran peserta didik menurut Forbes antara lain augmented
reality/ virtual reality/ mixed reality, redesigned learning spaces
(smartboards), kecerdasan buatan, personalisasi belajar, dan gamifikasi.
Profesi pendidik seharusnya memiliki ketrampilan memanfaatkan teknologi untuk
meningkatkan proses dan hasil belajar. adapun jenis media pembelajaran
berteknologi digital yang dapat dimanfaatkan antara lain: multimedia
interaktif, digital video dan animasi, podcast, augmented reality (AR), virtual
Reality (VR), serta game-based learning dan gamifikasi
Pemanfaatan teknologi atau media dalam
pembelajaran memiliki tantangan tersendiri. Misalnya keterbatasan anggaran
biaya serta lingkungan dan aspek-aspeknya merupakan sebuah subsistem dalam
pembelajaran yang turut mempengaruhi keberhasilan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Namun, terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, mengintegrasikan media
berteknologi digital ke dalam pembelajaran merupakan sebuah kebutuhan saat ini.
Karena menyiapkan peserta didik untuk siap menghadapi kehidupan masa depannya
harus segera dimulai dari masa belajar di sekolah. Merancang aktivitas belajar
yang sesuai dengan dunia nyata kadang sulit dilakukan. Untuk itulah diperlukan
media berteknologi digital untuk menghadirkan dunia nyata dan segala
problematikanya di ruang kelas. Supaya peserta didik terbiasa problem solving
untuk menghadapi permasalahan riil[4].
C.
Contoh Pemanfaatan Media/Teknologi
Digital dalam Bidang Pendidikan
1. Pembelajaran Berbarsis Komputer
Semua orang tentu saja tahu apa itu komputer.
dalam bidang pendidikan pengenalan teknologi satu ini sangat penting, karena
banyak sekali manfaat yang bisa diberikan oleh komputer. seperti untuk
mengelola file tulisan dan sebagainya. Dalam tingkatan yang lebih
tinggi,komputer ataupun laptop dapat digunakan untuk berkarya, baik itu dalam
bidang desain, seni, musik dll.
Banyak model pembelajaran berbasis komputer,
diantaranya adalah Computer Based Instruction (CBI).Computer Assisted
Intsruction (CAI), ICT, Computer Based Training (CBT) dan Computer Based
Education (CBE).
2. E-learning
E-learning adalah sistem
pembelajaran yang memanfaatkan teknologi komputer dan internet sebagai media
pembelajaran. siswa dapat mengakses materi pelajaran baik itu berupa video,
gambar, teks ataupun suara dimana saja tanpa harus bertatap muka dengan pengajar.
sistem seperti ini tentu saja dimiliki oleh Universitas-universitas terkemuka
di Indonesia.
Pengayaan konten seperti materi
yang dapat diunduh siswa, ujian online atau pun sistem penilaian siswa dll
dalam bentuk website. sistem pembelajaran e-learning umumnya tidak menggantikan
model belajar konvensional di kelas, tapi hanya sebagai pendukung kegiatan
belajar mengajar siswa dan memberikan kemudahan pengajar dalam menyampaikan
informasi kepada siswanya.
3. Blended Learning
Blended learning merupakan metode
pembelajaran yang mencampurkan pertemuan tatap muka pengajar dan muridnyasecara
online. tanpa terbatas jarak.
Pengajar akan memberikan materinya
secara real time melalui phone conference, video conference ataupun chatting online.
mereka dapat saling memberikan feedback baik itu berupa pertanyaan, jawaban
ataupun pernyataan.
4. Perpustakaan Digital
Menurut Association of Research
Libraries (ARL) tujuan dari perpustakaan digital adalah untuk
memberikan kelancaran dalam proses pengembangan yang sistematis dengan cara
menyimpan, mengumpulkan, dan mengorganisasi pengetahuan dan informasi dalam
format digital.
Siswa dapat mengakses buku-buku
dalam bentuk digital dan mempelajarinya, tanpa harus datang ke perpustaan
langsung atau harus membeli buku dalam bentuk fisik. Tentu saja ini
menguntungkan karena siswa dapat belajar dimana pun dan kapan pun.
5. Penggunaan Alat Pendukung KBM
(Kegiatan Belajar Mengajar)
Proses belajar mengajar tidak
melulu pengajar mengajar menyampaikan bahan ajar melalui lisan. Namun bisa juga
menggunakan video, gambar atau materi yang dibuat menggunakan komputer atau
laptop. Kemudian ditampilkan lagi menggunakan teknologi berupa proyektor
agar objek lebih besar dan dapat dilihat oleh semua siswa.
Karena teknologi terus berkembang,
sudah seharusnya dunia pendidikan mengikuti perkembangan teknologi tersebut.
Agar terjadinya sinkronisasi yang baik antara siswa ketika dia kembali ke
lingkungannya atau berhadapan dengan dunia kerja[5].
D.
Pengaruh Positif dan
Negatif Media/Teknologi Digital terhadap Dunia Pendidikan
Pengaruh Positif Teknologi terhadap Dunia Pendidikan
Pengembangan dan penerapan teknologi informasi juga
bermanfaat untuk pendidikan (Suripto dkk, 2014: 3), antara lain:
a. Munculnya Media Massa, khususnya media elektronik
sebagai sumber ilmu dan pusat Pendidikan. Seperti jaringan Internet, Lab.
Komputer Sekolah dan lain-lain. Dampak dari hal ini yaitu guru bukanlah
satusatunya sumber ilmu pengetahuan, sehingga siswa dalam belajar tidak perlu
terlalu terpaku terhadap Informasi yang diajarkan oleh guru, tetapi juga bisa
mengakses materi pelajaran langsung dari Internet, olehnya itu guru disini
bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing siswa untuk
mengarahkan dan memantau jalannya pendidikan, agar siswa tidak salah arah dalam
menggunakan Media Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran.
b. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang
memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan Teknologi
terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi
yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan Teknologi bisa dibuat
abstrak, dan dapat dipahami secara mudah oleh siswa.
c. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.
Selama ini, proses pembelajaran yang kita kenal yaitu adanya pembelajaran yang
disampaikan hanya dengan tatap muka langsung, namun dengan adanya kemajuan
teknologi, proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru,
tetapi bisa juga menggunakan jasa pos Internet dan lainlain.
d. Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang
menggunakan pemamfaatan Teknologi. Dulu, ketika orang melakukan sebuah
penelitian, maka untuk melakukan analisis terhadap data yang sudah diperoleh
harus dianalisis dan dihitung secara manual. Namun setelah adanya perkembangan
IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual dan membutuhkan
waktu yang cukup lama, menjadi sesuatu yang mudah untuk dikerjakan, yaitu
dengan menggunakan media teknologi, seperti Komputer, yang dapat mengolah data
dengan memamfaatkan berbagai program yang telah di installkan.
e. Pemenuhan kebutuhan akan fasilitas pendidikan dapat
dipenuhi dengan cepat. Dalam bidang pendidikan tentu banyak hal dan bahan yang
harus dipersiapkan, salah satu contoh, yaitu; Penggandaan soal Ujian, dengan
adanya mesin foto copy, untuk memenuhi
kebutuhan akan jumlah soal yang banyak tentu membutuhkan waktu yang lama
untuk mengerjakannya kalau dilakukan secara manual. Tapi dengan perkembangan teknologi
semuanya itu dapat dilakukan hanya dalam waktu yang singkat. Khususnya dalam
kegiatan pembelajaran, ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari
perkembangan IPTEK, yaitu: 1) Pembelajaran menjadi lebih efektif dan menarik.
2) Dapat menjelaskan sesuatu yang sulit / Kompleks. 3) Mempercepat proses yang
lama. 4) Menghadirkan peristiwa yang jarang terjadi. 5) Menunjukkan peristiwa
yang berbahaya atau diluar jangkauan.
Pengaruh Negatif Teknologi terhadap Dunia Pendidikan
Disamping dampak positif yang ditimbulkan oleh
perkembangan IPTEK, juga akan muncul dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh
perkembangan IPTEK dalam proses pendidikan, (Sudibyo, 2011:182) antara lain:
1. E-learning yang dapat menyebabkan pengalihfungsian
guru dan mengakibatkan guru jadi tersingkirkan, atau juga menyebabkan
terciptanya individu yang bersifat individual karena system pembelajaran dapat
dilakukan dengan hanya seorang diri. Bahkan dimungkinkan etika dan disiplin
peserta didik susah atau sulit untuk diawasi dan dibina, sehingga lambat laun
etika dan manusia khususnya para peserta didik akan menurun drastis, serta
hakikat manusia yang utama yaiu sebagai makhluk sosial akan tergerus.
2. Seringnya mengakses internet dikhawairkan
siswa/mahasiswa bukannya benar-benar memanfaatkan teknologi informasi dengan
optimal, tetapi malah mengakses hal-hal yang tidak baik, seperti pornografi,
game online. Bahkan dapat terkena cyber-relational addiction ialah keterlibatan
yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui
chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan
yang ada dalam dunia nyata.
3. Peserta didik bisa terkena information overload,
yakni menemukan informasi yang tidak habishabisnya yang tersedia di internet,
sehingga rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan
mengorganisir informasi yang ada, yang akhirnya dapat membuat seseorang
kecanduan, terutama menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena
hanya untuk melayani kecanduan tersebut.
4. Pelajar atau juga mahasiswa menjadi pecandu dari
keberadaan dunia maya secara berlebihan. Hal ini bisa terjadi ketika
siswa/mahasiswa tidak memiliki sikap skeptic serta kritis terhadap sesuatu hal
yang baru. Apalagi dalam konteks dunia maya (internet) mereka secara tidak
langsung telah masuk di dalam dunia yang over free, maka sangat penting adanya
kedua sikap di atas untuk menjadi benteng atau filter dari segala sumber
informasi yang ada. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya ialah perhatian
dari orang tua juga sangat berperan dalam menanamkan nilai-nilai tentang sebuah
norma agama sebagai landasan hidup.
5. Tindakan kriminal (Cyber Crime). Di dalam dunia
pendidikan hal ini dapat terjadi, misalnya pencurian dokumen atau asset penting
tentang sebuah tatanan pendidikan yang sesungguhnya dirahasiakan (dokumen
mengenai ujian akhir atau negara) dengan media internet.
6. Menimbulkan sikap yang apatis pada masingmasing
individu, baik bagi pelajar/siswa/ mahasiswa maupun pengajar/guru/dosen. Hal
ini dapat dilihat misalnya pada system pembelajaran yang bersifat virtual
maupun e-learning. Di mana system pembelajaran yang tidak saling bertemu antara
peserta didik dengan pengajar, maka dapat terjadi peserta didik kurang aktif
dalam sistem pembelajaran dan hasilnya tidak maksimal (Asmani, 2011: 149).[6]
BAB III
PENUTUP
a.
Kesimpulan
Teknologi Digital adalah sebuah
teknologi informasi yang lebih mengutamakan kegiatan dilakukan secara
komputer/digital
dibandingkan menggunakan tenaga
manusia. Tetapi lebih cenderung
pada sistem pengoprasian yang serba otomatis dan canggih dengan system
komputeralisasi/format yang dapat dibaca oleh komputer.
Beberapan manfaat
teknologi digital dalam Pendidikan adalah (1)Meningkatkan kualitas Pendidikan; (2)Media pendukung pembelajaran; (3)Sarana mendapat informasi; (4)Media belajar tanpa Batasan
Contoh Pemanfaatan teknologi dalam
bidang Pendidikan adalah E-learning, Blended Learning, Perpustakaan Digital,
Penggunaan Alat Pendukung KBM. Adapun pengaruh positif teknologi dalam
Pendidikan adalah Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, Adanya sistem
pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemamfaatan Teknologi, system
pembelajaran tidak harus tatap muka, dan sebagainya. Sedangkan pengaruh negatif
teknologi dalam Pendidikan adalah tindakan criminal, E-learning yang dapat
menyebabkan pengalihfungsian guru dan mengakibatkan guru jadi tersingkirkan,
Pelajar atau juga mahasiswa menjadi pecandu dari keberadaan dunia maya secara
berlebihan. Dan sebagainya
b.
Saran
Demikian penjelasan mengenai Media/telnologi digital,
semoga dapat dipahami dan bermanfaat bagi kehidupan kita semua. Semoga kita
dapat mengaplikasikan esensi dari pembahasan diatas dalam kehidupan
sehari-hari. Penulis mohon maaf bila ada kesalahan dalam penuslisan makalah
ini, selebihnya kami ucapkan terima kasih.
DAFTAR PUSTAKA
Danuri , Muhammad. 2019. “Perkembangan dan
Transformasi Teknologi Digital” Jurnal INFOKAM, No 2, https://www.researchgate.net/publication/346898118_PERKEMBANGAN_DAN_TRANSFORMASI_TEKNOLOGI_DIGITAL
Kampung
Teknologi Foundation. 2019. “ Teknologi Digital dan Manfaatnya” Situs Resmi
Kampung Teknologi Foundation https://kampungteknologi.org/teknologi-digital-dan-manfaatnya/
Mahpudin , Heri .2017. “ Contoh-Contoh Teknologi dalam
Bidang Pendidikan” https://satujam.com/teknologi-pendidikan/
Marryono , Yohannes. 2018 “Dampak Teknologi Terhadap
Pendidikan” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, Volume 10, no.1, h. 50-51
Rahma , Maulidia.2020. “Media Pembelajaran Berteknologi
Digital” http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/2020/09/media-pembelajaran-berteknologi-digital/
Republika,
“Manfaat Penggunaan Teknologi Untuk Pendidikan” Situs Resmi Republika.co.id.
https://www.google.co.id/amp/s/m.republika.co.id/amp/qjj68s423?client=safari
Kampung
Teknologi Foundation. 2019. “ Teknologi Digital dan Manfaatnya” Situs Resmi
Kampung Teknologi Foundation https://kampungteknologi.org/teknologi-digital-dan-manfaatnya/
[1] Muhammad Danuri “Perkembangan dan Transformasi Teknologi Digital” Jurnal
INFOKAM, No 2, https://www.researchgate.net/publication/346898118_PERKEMBANGAN_DAN_TRANSFORMASI_TEKNOLOGI_DIGITAL
September 2019.
[2] Kampung Teknologi Foundation “ Teknologi Digital dan Manfaatnya” Situs
Resmi Kampung Teknologi Foundation https://kampungteknologi.org/teknologi-digital-dan-manfaatnya/
, (Diakses 21 November 2021)
[3] Republika, “Manfaat Penggunaan Teknologi Untuk Pendidikan” Situs
Resmi Republika.co.id. https://www.google.co.id/amp/s/m.republika.co.id/amp/qjj68s423?client=safari
(Diakses 21 November 2021)
[4] Maulidia Rahma “Media Pembelajaran Berteknologi Digital” http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/2020/09/media-pembelajaran-berteknologi-digital/
(Diakses 21 November 2021)
[5] Heri Mahpudin “ Contoh-Contoh Teknologi dalam Bidang Pendidikan” https://satujam.com/teknologi-pendidikan/
(Diakses 21 November 2021)
[6] Yohannes Marryono “Dampak Teknologi Terhadap Pendidikan” Jurnal Pendidikan
dan Kebudayaan Missio, Volume 10, no.1, h. 50-51
Komentar
Posting Komentar